Manado, 22 Oktober 2025 — Dalam momentum Hari Santri Nasional 2025, Firma Hukum Firman Mustika & Partners (FMP) turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh santri di Indonesia yang telah berperan penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta keadilan sosial di tengah masyarakat.
Pendiri Firman Mustika & Partners, Firman Mustika, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Provinsi Sulawesi Utara, menegaskan bahwa semangat dan dedikasi para santri selaras dengan nilai-nilai dasar profesi hukum — berjuang dengan ilmu, berpegang pada moral, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Santri adalah teladan ketulusan dan pengabdian. Dalam dunia hukum, semangat santri mengajarkan kita bahwa keadilan tidak hanya ditegakkan lewat pasal, tetapi juga melalui hati yang bersih dan niat yang tulus untuk menolong sesama,”
ujar Ai Firman Mustika.
Beliau juga menambahkan bahwa peran santri masa kini tidak lagi terbatas di lingkungan pesantren, melainkan telah meluas ke berbagai bidang, termasuk hukum, pemerintahan, dan kemasyarakatan.
“Santri modern harus berdaya dan berperan aktif dalam kehidupan berbangsa. Kami di Firman Mustika & Partners terus berupaya menghidupkan nilai-nilai itu dalam praktik hukum — menegakkan kebenaran dengan keikhlasan, serta membela yang lemah dengan hati nurani,”
tambahnya.
Sebagai firma hukum yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan kemanusiaan, Firman Mustika & Partners berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penyuluhan hukum, bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu, dan memperkuat literasi hukum berbasis nilai-nilai keagamaan dan moralitas bangsa.
Peringatan Hari Santri kali ini menjadi refleksi bersama bahwa penegakan hukum yang adil harus bersumber dari nilai moral dan spiritual — sebagaimana semangat santri yang senantiasa menjadikan ilmu dan iman sebagai dasar perjuangan.








